2022 Gaikindo Targetkan 1 Juta, Majumotorgroup 15.000 Unit Mobil Terjual

0
2022-gaikindo-targetkan-1-juta-majumotorgroup-15-000-unit-mobil-terjual
CEO Maju Motor Group Alvin Kennedy

RADAR PALEMBANG – Maju Motor Group menargetkan penjualan 15 000  unit mobil ditahun 2022 atau bisa menjual sekitar 1.200 unit mobil lebih selama satu bulan. Hal itu diungkapkan oleh CEO Maju Motor Group Alvin Kennedy saat dibincangi, kemarin.
Menurut Alvin, dari jumlah penjualan ini diharapkan Maju Motor Group bisa menyumbang sekitar 1,5 persen penjualan otomotif secara nasional.

“Iya target  Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) i tahun ini mampu menjual otomotif sekitar 1 juta unit, kita 15.000 unitnya,”katanya.

Alvin menerangkan, Gaikindo sendiri sebenarnya telah merevisi target penjualannya sebanyak 2 kali ditahun 2022 ini pertama  menargetkan 900 ribu kemudian direvisi jadi 950 ribu dan terakhir menjadi 1 juta. “Mereka mengubah ini tentu saja  menunjukan keoptimisan pengusaha otomotif menatap tahun 2022. Jadi cukup realistis, jika Maju Motor Group menargetkan mampu menjual otomotif 15.000 sepanjang tahun 2022 ini,” ujar pria yang memilki hobi olahraga golf dan bersepeda ini.

Direktur Marketing PS Palembang ini juga menyebut hal lain yang membuatnya lebih optimis menatap tahun 2022 ini yakni  terus meningkatnya penjualan otomotif selama 3 bulan terakhir ditahun 2021.”Bahkan khusus bulan Desember 2021 Maju Motor Group mampu menjual kendaraan sekitar  1.150 unit berbagai merek, “ucapnya.

Menurut Alvin, ada hal yang menarik dari meningkatnya penjualan otomotif di Maju Motor  Group ternyata selain kota besar seperti  DKI, Bandung, Surabaya ternyata Sumsel juga menyumbang penjualan otomotif cukup besar. ” Ini mungkin efek dari terus meningkatnya harga komoditas sawit dan karet yang merupakan mayoritas  mata pencaharian warga Sumsel,”katanya.

Alvin juga menambahkan, untuk ditahun 2022 juga Maju Motor Group  tetap menjual  6 brand  yakni Mitsubishi, fuso, Honda, Wuling, Hyundai. “Iya kita masih fokus di  6 brand ini, ” tegasnya.

Alvin juga menceritakan, strategi maju motor group dalam upaya meningkatkaan penjualan,  pertama memperluas jaringan dengan terus melakukan   ekspansi kebagai daerah yang ada di Indonesia untuk  menambah jumlah diler otomotif. “Tahun 2021 kita memiliki 35 diler, ditahun 2022 ini kita menargetkan menjadi 50 diler dengan menambah 11 diler 3 S dan 4 diler 1 S,”katanya.

Strategi  kedua berusaha meningkatkan kualitas karyawan Maju Motor. “Ini mungkin prioritas utama maju Motor, sebab karyawan aset yang sangat penting dalam memajukan usaha,,”katanya.

Strategi ketiga, digitalisasi baik secara internal maupun marketing karena suka tidak suka saat ini semua sudah masuk kedunia digitalisasi seperti tiktok, instagram dan lain lain. “Jadi kita harus konsentrasi memasuki dunia digital atau dengan kata lain kita harus mengikuti perkembangan jaman jika ingin terus berkembang,”katanya.

Strategi keempat memperkuat finansial. ” Ini juga sangat penting sebab dalam  mengembangkan usaha finansial merupakan faktor pendukung utama. Jadi harus benar benar diperhatikan, “terangnya.

Alvin juga menceritakan harapannya ditahun 2022 ini pertama  wabah Covid  19 terus mereda karena jika tidak mereda tentu dunia otomotif sangat sulit untuk berkembang. Kedua, pertumbuhan ekonomi terus meningkat.

“Kita cukup antusias dengan terus meningkatnya harga harga komoditas seperti karet sawit dan batubara yang memiliki efek yang luar biasa bagi pertumbuhan ekonomi termasuk dunia otomotif. Kita berharap hal ini terus dipertahankan dan ditingkatkan, “katanya.

Ketiga tentu pengusaha otomotif berharap pemerintah kembali mengabulkan perpanjangan insentif Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) sebab dampaknya sangat terasa  bagi  industri otomotif nasional.”Imbasnya luarbiasa rata rata penjualan otomotif meningkat pesat perbulannya, “jelasnya. (sep)