500 Siswa SDN 157 Divaksin

0
Kepsek SD 157 Ramlan SPd MM mendampingi salah satu siswa yang divaksin

RADAR PALEMBANG – Sebanyak 500 siswa dari SDN 157 Palembang, mengikuti vaksinasi Covid -19 yang diselenggarakan Polresta Palembang, bertempat salah satu ruang SD 157 yang terletak di belakang taman makam Pahlawan Kec Kemuning, Jumat (14/1)

Para siswa yang datang didampingi orangtua/wali tetap menerapkan protokol kesehatan dengan terlebih dahulu cek suhu tubuh, mencuci tangan dan menggunakan masker saat berada di lokasi vaksinasi.

Untuk mengantisipasi terjadinya kerumunan saat vaksinasi berlangsung, maka pihak sekolah membuat tiga sesi jadwal mulai pukul 08.30 s.d 09.30 untuk kelas 1 dan 3, pukul 09.30 s.d 10.30 untuk kelas 5 dan 6 lalu pukul 10.30 s.d 11.30 untuk kelas 2 dan 4.

Kepsek SDN 157 Ramlan S.Pd MM didampingi Kapolsek Kemuning AKP Fitri menjelaskan pelaksaaan vaksin anak merdeka ini mulai usia 6-11 tahun telah digelar perdana pada Minggu (9/1) tadi di Palembang Indah Mall (PIM) oleh Poltabes Palembang bekerjasama dengan pihak RS Bayangkara dengan menyiapkan 1.500 dosis vaksin Covid-19.

“Beberapa sekolah sudah dilakukan vaksinasi, di wilayah Kemuning ada 4 SD yang sudah dilakukan vaksinasi dan semuanya respon orangtua/wali cukup baik merekan sangant antusias dan mau anaknya divaksin. Tentunya kegiatan ini untuk membantu percepatan vaksinasi, langkah positif program pemerintah dalam rangka melindungi anak dari covid 19 ,”ujar Fitri yang baru saja dilantik menjabat Kapolsek Kemuning belum lama ini.

Selain itu, sambung Ramlan untuk meningkatkan percaya diri orangtua untuk menyekolahkan anaknya sehingga tidak khawatir lagi karena sudah terlindungi oleh vaksin. Vaksin yang diberikan ini adalah jenis sinovac dengan dosis 0.5 mili, dilakukan dengan injeksi ke dalam otot tubuh dibagian lengan atas.

Sebelum dilakukan vaksinasi, siswa mengumpulkan fotocopi Kartu keluarga (KK) dan surat pernyataan dari orangtua yang ditandatangani diatas materai. Baru kemudian diskrining dulu oleh petugas.

“Harapan kami setelah guru, petugas sekolah dan anak-anak yang telah divaksin, maka sekolah akan bisa normal kembali seperti sebelumnya di tahun ajaran baru nanti. Kalau sekarang Pembelajaran Tatap Muka sudah 3x seminggu dengan jam belajar juga ditambah hingga 4 jam dengan sistem tetap hybrid 2 hari selebihnya siswa daring. Semuanya masuk tidak lagi dibagi per sesi tetapi dengan tetap menerapkan protokol kesehatan,”jelas Ramlan. (yen)