Barito Putera VS Sriwijaya FC

0

 

RADAR PALEMBANG- Menutup laga terakhir di putaran pertama Indonesia Super League (ISL) 2014, Sriwijaya FC yang akan bertemu Barito Putera di stadion gelora sriwijaya jakabaring (GSJ) Palembang, live RCTI pukul 15:30 Wib, minggu (4/5) mendatang.

Di pertemuan terakhir laskar wong kita menelan kekalahan atas persik 5-1 beberapa waktu lalu, membuat pelatih kepala SFC Subangkit mengintruksikan kepada anak asuhnya untuk dapat bermain tenang dan sabar serta mampu menjaga emosi saat tensi pertandingan memanas dengan harapan agar tak terulang kejadian di pertandingan terakhir kemarin.

Sriwijaya FC yang bermain dihadapan pendukungnya diwajibkan menutup laga terakhir dengan peraih point penuh untuk mengembalikan kepercayaan public dan pecinta SFC yang telah memudar atas performance tidak konsisten lanchine kone cs di sepanjang putaran pertama.

“Jadi kita harus menjaga ritme bermain dan transisi permainan sendiri. Agar taktik dan strategi yang diterapkan bisa berjalan melawan Barito,”ujarnya, Jumat (4/5).

Kehilangan dua pilar lini pertahanan yakni Achmad Sumardi dan Vali Khorsandipish  Kenari yang sedang mengalami akumulasi kartu dirasa tidak terlalu berpengaruh, lantaran Abdoulaye Maiga dan Firdaus Ramadhan sudah disiapkan untuk berduet menjadi stopper menjadi benteng pertahanan SFC yang akan dikawal Fauzi Toldo dibawah mistar. Sedangkan untuk full bek kiri masih akan tetap dipercayakan sedangkan untuk bek kanan masih dilihat kesiapan M Hamzah dan Jecky Arisandi. Sektor gelandang jangkar akan tetap dimiliki Asri Akbar dengan ditopang Vendry Mofu sebagai penyeimbang lini tengah. Frank Ongviang sepertinya akan bertindak sebagai pengatur serangan atau playmaker dengan ditunjang Anis Nabar dan Siswanto di sayap. Sedangkan golgetter akan ditempati Lanchine Kone yang diplot untuk bisa membobol gawang Barito. Dengan mengunakan formasi satu penyerang tunggal, namun SFC mempunyai empat second line yang bisa masuk dari lini kedua untuk memberikan kejutan kepada tim asal Banjarmasin ini.

“Kita bermain sebagai tuan rumah dan ini laga terakhir putaran pertaman, jadi jelas kita akan mengincar kemenangan. Namun kita mengharapkan agar anak-anak bisa menjaga ritme permainan sendiri,”terangnya.

Selain fokus dengan permainan sendiri, Cak Su juga menginstruksikan pasukannya agar mewaspadai seluruh pemain lawan khususnya trio James Koko Lomel, Rizky Ripora serta Dedi Hartono yang dinilai menjadi roh dan kekuatan Barito musim ini. Sehingga ketiga pemain wajib diberikan marking dan pressure ketat terlebih ketika mencoba memasuki area pertahanan tim kebanggan masyarakat Sumatera Selatan (Sumsel). Untuk itu arsitek asal Pasuruhan ini,akan menginstruksikan para punggawa agar tidak terburu-buru membangun serangan dengan  menerapkan permainan disiplin serta bersabar dalam membongkar pertahanan Laskar Antasari. Serta menjaga transisi menjaga transisi permainan dan siap mementahkan counter attack atau serangan balik cepat yang kemungkinan besar akan ditampilkan tim besutan Salahudin.

Terlebih kekalahan SFC pada laga sebelumnya bisa menjadi pelecut dan motivasi tersendiri untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat Sumsel dan pecinta SFC,dengan terlebih dahulum meraih tiga poin absolute untuk menggantikan poin yang hilang. Meskipun tidak akan mudah mudah menaklukan tim asal Banjarmasin dikandang sendiri, namun rasa optimis tetap tetap diusung,asalkan punggawanya bisa menerapkan instruksi yang diberikan saat dilapangan hijau dengan bermain disiplin sepanjang pertandingan serta mengeluarkan semangat juang dan bermain sabar agar tidak terpancing emosi.

“Kita ingin meraih kemenangan melawan Barito sebagai laga terakhir putaran pertama ini. Jadi jelas kita akan tampil keluar dan menyerang untuk merealisasikan tiga poin yang ditargetkan,” tutupnya. (ben)