Belajar Tatap Muka Dibatasi 6 Jam

0
Guru di Kabupaten PALI menyambut kedatangan siswa yang mengikuti pembelajaran tatap muka terbatas

RADAR PALEMBANG – Menurunnya kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dan capaian program vaksinasi cukup tinggi membuat Dinas Pendidikan (Disdik) PALI membolehkan penyelenggaraan pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT) semester genap tahun ajaran 2021/2022.

Hanya saja, PTMT di masa pandemi pada satuan pendidikan di Kabupaten PALI dibatasi hanya enam jam dalam sehari. Informasi itu disampaikan Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten PALI, Kamriadi. Pemberlakuan PTMT berdasarkan surat edaran Bupati PALI tentang penyelenggaraan PTMT bagi para siswa.

Dijelaskan Kamriadi, pelaksanaan PTMT wajib mengikuti dan melaksanakan protokol kesehatan secara ketat sebagaimana ketentuan pada Keputusan Bersama Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia.

“Jumlah siswa yang ikuti PTMT 50 persen atau disesuaikan dengan luas ruang kelas dan durasi pembelajaran hanya enam jam,” ungkap Kamriadi, Rabu (5/1/22).

Ditambahkan Kamriadi bahwa satuan pendidikan yang melaksanakan PTMT wajib berkoordinasi atau melaksanakan kerjasama dengan Puskesmas terdekat serta Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 tingkat Kabupaten.

“Jika terjadi kasus konfirmasi Covid-19, satuan pendidikan wajib melakukan penanganan secepatnya, dan melaporkan kepada pihak terkait serta menghentikan sementara PTMT,” tandasnya.

Dijelaskannya bahwa PTMT diberlakukan berdasarkan level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang ditetapkan pemerintah dan capaian vaksinasi pendidik, tenaga kependidikan, dan warga masyarakat lanjut usia.

“Vaksinasi pendidik dan tenaga kependidikan dosis 1 berjumlah 80,9 persen. Sedangkan dosis kedua berjumlah 72 persen. Sedangkan warga masyarakat lanjut usia dosis 1 berjumlah 58,4 persen dan dosis kedua berjumlah 33,9 persen. Berdasarkan itu, sehingga pelaksanaan PTMT dilakukan secara bergantian,” tutupnya. (whr)