Berharap Keberkahan-Jalan Penerang Umat

0
RADAR PALEMBANG, Meski belum setahun ini diresmikan dan digunakannya untuk  kegiatan keagamaan, namun antusias Umat Budha merayakan Hari Kathina di Pusdiklat Budhayana Sriwijaya sejak Sabtu (20/11) sore terus disambangi oleh ratusan umat dari berbagai lokasi di Kota Palembang. Bahkan berbagai kegiatan dan ritual digelar untuk dapat memberikan pencerahan bagi umat ini yang akan berdana untuk para bhiksu dari Sangha Agung Indonesia (Sagin).
Tidak hanya itu, selain dihadiri umat yang berusia lanjut, namun juga tidak sedikit umat dari anak-anak dan para remaja ini ikut hadir. Bahkan sebelum dilakukan pemberian derma atau dana bagi para bhiksu tersebut, terlebih dulu dilakukan ritual puja Bhakti yang juga disertai dengan pembacaan sutra dan varita. Di samping itu, umat yang hadir ini juga tetap diwajibkan untuk lakukan ibadah dengan melaksankan prokes yang ketat tersebut.
” Hari Kathina ini merupakan satu dari empat hari besar umat Budha. Dimana hari ini, merupakan hari raya bagi para bhiksu. Yang mana, hari ini merupakan bentuk bakti dan pengabdian umat ini terhadap bhiksu sangha. Sehingga dari momentum inilah, umat yang memiliki kelebihan rezeki berbagai dengan para bhiksu dimaksud. Kalau yang hadir ini, saya perkirakan ratusan orang. Karena semua ruangan pusdiklat penuh umat tersebut,” ungkap Ketua Dewan Pendiri Pusdiklat Buddha Sriwijaya, Sukartek di sela-sela kegiatan tersebut, Sabtu (20/11) malam.
Masih kata Sukartek, dalam kegiatan pemberian dana ke para bhiksu, nanti akan dipimpin oleh para pengurus dan sesepuh ataupun pengurus organisasi seperti Walubi ataupun perwakilan dari Vihara di bawah naungan MBI. Setelah itu dilanjutkan oleh umat sekaligus jua para undangan yang hadir. Yang mana, derma atau dana yang diserahkan ke bhiksu tadi, tidak hanya dalam bentuk jubah dan uang saja, namun juga bisa dalam bentuk makanan, obat-obatan dan kebutuhan lain dari bhiksu.
” Dana yang diberikan ini tidak selalu dalam bentuk uang atau jubah, namun juga bisa dalam bentuk lain. Mulai dari makan dan minum, obat-obatan serta keperluan keseharian dari bhiksu tadi. Yang mana diharapkan, umat juga bisa mendapatkan keberkahan dari dana ini sendiri. Yang terpenting dari semua itu merupakan bentuk pengabdian kepada bhiksu sangga, sehingga nantinya jadi ladang amal bagi kehidupan ke depan,” terangnya.
Teepisah, Bhiksu Bhadra Murti ketika dibincangi koran ini mengungkapkan, dirinya dan bhiksu yang lain sangatlah bangga dengan ketaatan sekaligus jua pengabdian umat kepada para bhiksu selama ini. Dimana dirinya berharap, ini bisa bermanfaat bagi perjalanan ke depannya. Selain itu, dana dan derma ini juga nantinya digunakan kebutuhan sehari-hari bhiksu.
” Kita sangat bangga dan terharu atas apa yang diberikan sejauh ini berupa dana. Yang mana, semuanya ini dapat jadi bukti ketaatan dan pengabdian ke bhiksu dari umat. Semoga semuanya ini menjadi karma baik dan menjadi penerangan di kemudian hari,” tutupnya.