Cabai Merah Tembus Rp 100 Ribu Perkilo

0
0 views

RADAR PALEMBANG– Masyarakat Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) khususnya di seputaran pasar induk Lawang Agung Kecamata Rupit keluhkan mahalnya harga cabai, khususnya cabai merah yang sudah meroket hingga Rp. 100 ribu perkilogram, setelah sebelumnya Rp. 80 ribu, Sementara itu cabai rawit tembus Rp. 80 ribu.

Kenaikan tersebut dikarenakan diduga adanya kelangkaan akibat gagal panen, sehingga harga cabai merah naik hingga tembus Rp. 100 ribu pe Kilogram.

Bahkan Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kabupaten Muratara, H Syamsy Anwar melalui Kabid Perdagangan, Sapawi saat dikonfirmasi membenarkan akan kenaikan harga cabai tersebut. Bahkan menurutnya kenaikan akan bertahan hingga hari raya Idul Adha 1440 hijriah mendatang. “Memang kondisi sekarang bahan komuditas sayur khususnya cabai naik, kalau sebelumnya menyentuh Rp..80 ribu kilogram, informasi terbaru sudah tembus Rp. 100 ribu,”kata Sapawi kemarin.

Kenaikan tersebut diakibatkan pasokan yang kurang dimana adanya gagal panen, khususnya cabai yang masuk dari Curup. Sapawi juga menghimbau agar pedagang cacai jangan memonopoli,  dengan memborong cabai sehingga harga tidak terbendung. “Dan kepada masyarakat hendaknya dapat mengurangi konsumsi, makanan yang mengandung cabai, karena kondisi sekarang lagi langka, begitu juga harga Ayam ras mengalami kenaikan, yang sebelumnya Rp. 28 ribuan menjadi Rp. 30 ribu,”beber dia.

Sementara itu, Haziza (46) warga Kelurahan Muara Rupit mengeluhkan akan mahalnya harga cabai. Dimana keseharian tidak pernah meninggalkan sambal. “Kalau nak jerit, lah jerit dengan kondisi sekarang, kami ni sebagai emak-emak sangat teraso kalau harga bumbu daput naik, apo lagi cabe, sebab dirumah ni dak pacak kalau dak besambal,” kata Haziza, Senin (8/7).

Untuk itulah, dirinya berharap harga cabai kembali normal, atau setidaknya pemerintah dalam hal ini dinas terkait memcari solusi atau menyediakan cabai seperti pasar murah yang sering diadakan. “Kalau pacak pemerintah peduli cakmano ado solusi cabe pacak murah lagi atau buat pasar murah,” harapnya.(rd2)