Fenomena Ruko Terbengkalai di Palembang, Developer Harus Peka

0
0 views
Sekretaris DPD REI Sumsel, Zewwy Salim

RADAR PALEMBANG – MESKI tak semarak beberapa tahun lalu, pembangunan ruko harus tetap memperhatikan beberapa hal agar setelah dibangun ada pembeli yang mau membelinya.

Sekretaris DPD REI Sumsel, Zewwy Salim mengatakan kalau bangun ruko itu, pertama harus lihat lokasi, apakah benar-benar mampu menyerap penjualan. “Bangun ruko bukan modal sedikit, modalnya cukup besar,”jelas dia.

Karena itu, sambung Zewwy, lokasi dibangunnya ruko harus strategis agar bisa diserap (dibeli,red) oleh pasar. “Pastinya ruko dibangun tidak boleh lebih rendah dari jalan, karena itu bisa membuat harga ruko turun.”

Penyebab lainnya membuat harga ruko turun, akui dia, lokasinya banjir, kontur tanahnya sejajar sama jalan atau lebih rendah dari jalan, itulah kenapa membangun ruko, pondasinya harus diatas jalan.

Tentu saja, kata Zewwy, semua faktor tersebut didukung oleh faktor ekonomi, dimana bisa menyerap maksimal pangsa pasar properti. Diakui Zewwy, pasar untuk ruko memang tidak begitu marak lagi dibandingkan sebelumnya.

“Saat ini, pembangunan ruko memang tidak begitu banyak jika dibandingkan 10 tahun atau 15 tahun lalu,”jelas dia. Untuk harga jual ruko, dirinya menyebutkan bervariasi, semua tergantung dari harga dasar tanahnya.

Pengamat ekonomi Universitas Sriwjaya, Yan Sulistyo, Rabu (17/2) mengatakan jangan (developer,red) asal bangun, bangun ruko harus lihat dari sisi selera, model atau desain yang dibutuhkan sekarang ini.

Bentuknya, sambung dia, bisa desain minimalis karena itu developer harus peka, apakah setelah membangun, orang membeli atau tidak. Lalu soal legalitas, kata Yan, kalau statusnya hak guna bangunan, mana ada orang mau membeli.

Ia menambahkan status ruko itu harus sertifikat hak milik, baru selanjutnya masalah harga yang dipatok, apakah kompetitif atau tidak atau justru lebih rendah, ini tergantung fasilitasnya, yakni lahan parkir tersedia.

“Kalau itu ruko untuk kantor maka harus diperhatikan luas parkirnya, bisa menampung 5 mobil dan berapa unit motor. Ada ruko kantor, karyawan yang bekerja juga harus membayar parkir, ini harus diperhatikan solusinya juga,”jelas Yan.

Membangun ruko, tak hanya melulu soal harga saja yang menentukan laris atau tidaknya terjual. “Jadi bukan hanya masalah harga saja, banyak aspek yang menentukan harga itu terjual atau tidak,”ujar Yan.(dav)