Generasi Z Harus Merdeka Finansial

0
9 views
Ilustrasi Finansial Gen Z

Oleh : Grace Anika

Sebentar lagi masyarakat Indonesia akan memperingati Hari Kemerdekaan RI yang ke-76 tahun. Sudahkah, di tengah suka cita kemerdekaan RI, generasi millennials sudah merdeka secara finansial? Atau jangan-jangan, generasi millenials saat ini sedang dijajah oleh hutang konsumtif dan hutang pinjol?

Sebagai penerus bangsa, generasi Z harus melek finansial. Melek finansial adalah pengetahuan, keterampilan dan keyakinan yang mempengaruhi sikap serta perilaku masyarakat dalam pengambilan keputusan dan pengelolaan keuangan dalam rangka mencapai kesejahteraan. Data OJK di tahun 2019 menyatakan hanya  38,03% masyarakat Indonesia memiliki tingkat literasi atau pengetahuan keuangan dan hanya 76,19% masyarakat Indonesia yang memiliki akses terhadap berbagai layanan keuangan yang berkualitas, tepat waktu, lancar, dan aman dengan biaya terjangkau sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan atau biasa dikenal sebagai inklusi keuangan.

Pengaruh gaya hidup yang dinamis dan  minimnya pengetahuan tentang pengelolaan keuangan menjadi tantangan bagi generasi milenial untuk mengatur keuangan. Lalu bagaimana cara generasi muda dapat merasakan kemerdekaan secara finansial?

Menurut pemaparan Shierly CFP, perencana keuangan Finansialku.com esensi kemerdekaan harus dirasakan oleh semua generasi. Kemerdekaan sendiri dimaknai Shierly sebagai rasa bebas dan tanpa rasa takut untuk dijajah dan menderita. Dalam keuangan, Shierly juga mengartikan kemerdekaan finansial adalah tidak adanya rasa khawatir, tidak adanya rasa takut dari kewajiban utang karena kita memiliki kondisi keuangan yang aman.  Kemerdekaan finansial atau financial freedom adalah  kita berada dalam dimana kamu sudah memiliki kekayaan atau keuangan yang sudah mencukupi untuk penuhi semua kebutuhan hidup mu tanpa harus bekerja lebih keras lagi.

Shierly, CFP mengungkapkan untuk mencapai kemerdekaan finansial, para generasi Z harus memiliki penghasilan tambahan. Generasi Z saat ini bisa memanfaatkan peluang untuk mendapatkan penghasilan tambahan seperti menjadi dropshipper, hobi yang dapat menghasilkan seperti menjadi guru les, membuka jasa design konten instagram, menjadi copywriter dan lain-lain. Selain penghasilan tambahan, generasi millenials memiliki passive income dari investasi yang dimiliki seperti saham, reksadana, oblikasi, peer to peer lending. Selain itu, generasi millenials harus tau prioritas dalam menggunakan uang yang dimiliki. Jangan sampai generasi muda mengalami fear of missing out sampai kamu mengorbankan masa depan mu!

Yuk generasi Z, mulai tentukan tujuan keuangan kamu! Bijak dalam menggunakan uang dan nikmati kemerdekaan finansial sesungguhnya! (*)