Heboh, Mbak Jamu Cantik Serbu PIM

0

RADAR PALEMBANG – Asosiasi Pengusaha Kue & Kuliner (ASPENKU) Sumsel bekerja sama dengan Palembang Indah Mall (PIM) nenyelenggarakan Traditional Fest dengan menghadirkan puluhan pelaku usaha jamu yang tergabung dalam Komunitas Jamu Bintara 16 di Main Atrium PIM, Sabtu (11/9).

Ketua ASPENKU Sumsel mengatakan, Traditional Fest merupakan penutupan rangkaian HUT ASPENKU Sumsel yang akan jatuh pada tanggal 15 September 2021. Ia juga menyebutkan, kegiatan yang menghadirkan 23 penjual jamu lengkap dengan atribut kebaya serta caping di mal adalah kali pertama di Kota Palembang bahkan Indonesia.

“Komunitas Bintara 16 ini sudah kita rangkul menjadi anggota ASPENKU. Meski baru bergabung, mereka sudah Bunda ajak ikut festival di mal tanpa dikenakan biaya sepeser pun, inilah bentuk kerja nyata ASPENKU, ” tutur Yus Elisa atau biasa disapa Bunda Rayya.

Lanjut dia, pihaknya melibatkan para penjual jamu tradisional bukan tanpa alasan. Jamu, menurut dia merupakan sesuatu yang unik dan sangat bermanfaat untuk kesehatan terutama di masa pandemi dan layak untuk dibantu terutama untuk pemasaran jamu tersebut. Apalagi disebutkannya, para penjual jamu Bintara ini memproduksi jamu Tangkal Covid. “Ini sangat bagus untuk kita angkat, karena dapat bermanfaat untuk masyarakat luas,” imbuhnya.

Sementara Camat Ilir Timur III, Rusmeidi Saputra di kesempatan yang sama mengungkapkan rasa syukur warganya dapat dilibatkan dalam kegiatan Traditional Fest ini. Disebutkannya, kegiatan ini dapat membantu kemajuan UMKM pembuat dan penjual jamu tradisional terutama pemasaran, apalagi di tengah pandemi. Selain itu, kegiatan ini berdampak positif karena dapat lebih memperkenalkan ke masyarakat tentang keberadaan kampung jamu di Kelurahan Kuto Batu,Kecamatan IT III.

“Jamu ini dapat bermanfaat untuk kesehatan tubuh bagi berbagai kalangan usia mulai dari anak-anak hingga dewasa. Jadi minuman ini sangat bagus sekali untuk kesehatan dan harus diangkat ke masyarakat,” ucapnya.

Menurut dia, UMKM biasanya terbentur masalah modal dan pemasaran. Dengan kegiatan ini, penjual jamu dapat lebih mudah melakukan ekspansi ke perkantoran, perhotelan, dan ikut terlibat di berbagai event, selain tentu saja dapat meningkatkan pendapatan.

Sementara, Ongky Prastianto Budiman, Senior Commercial & Marketing Manager Palembang Indah Mall mengatakan, sebagai mal yang pemiliknya adalah orang Palembang punya kewajiban untuk membantu mengangkat UMKM yang ada di Palembang.

“Seperti kegiatan hari ini merupakan bentuk kepedulian PIM mengangkat jamu tradisional agar tidak dilupakan oleh masyarakat. Kita akan lihat juga, kalau kegiatan seperti ini dapat meningkatkan trafik pengunjung dan menaikkan penjualan jamu, kegiatan ini mungkin akan lebih sering kita adakan,” ucapnya.

Ke depan, ditambahkannya, tidak tertutup kemungkinan akan ada stand minuman tradisional di PIM karena selama ini pihaknya mengangkat UMKM dan IKM lebih ke makanan kekinian.

Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua DPRD Kota Palembang, Kepala Dinas Pariwisata Sumsel, Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang, Pimpinan Bank BNI Cabang Palembang, dan Ikatan Mahasiswa Musi Banyuasin serta Himpunan Pemuda Perantau Muratara. (hen)