Kemenag Sumsel Launching Gerakan Moderasi Beragama

0
Umat Buddha Sumsel pose bareng

RADAR PALEMBANG -Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Selatan melaunching gerakan Moderasi beragama. Gerakan ini merupakan salah satu program prioritas Kementerian Agama. Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru memukul gong tanda launching gerakan tersebut.

Kegiatan yang dilaksankan di Griya Agung (7/12) tersebut dihadiri oleh Sekjen Kemenag RI Prof Dr HM Nizar serta 300 peserta terdiri dari Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Sumsel, Kepala Bidang dan Pembimas Kanwil Kemenag Sumsel, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten/Kota se-Sumsel, Kepala KUA se-Kota Palembang, Kepala Madrasah Negeri se-Kota Palembang. Hadir pula para tokoh lintas agama, baik tokoh agama Islam, agama Buddha, Kristen, Katolik, Hindu, maupun Khonghucu.

Dikatakan Deru bahwa Ia juga mengaku senang dengan gerakan dan launching serta dianugrahkannya Tokoh Pelopor dan penggerak Moderasi Beragama.Moderasi beragama sangat penting ditengah masyarakat yang beragam, etnis, suku, agama dan budaya. Moderasi beragama menurut Deru bukanlah Moderasi Agama, menurutnya pemahaman ini penting bagi masyarakat , tokoh agama pada masyarakat yang majemuk.

“Saya merasa kestabilan kamtibmas ketahanan kita berkat kerukunan kita meskipun kadang ada saja potensi tetapi semua bisa diatasi dengan baik. Ini yang harus kita pertahankan.. Kuncinya satu Tepo Seliro. Kita bertepo seliro ini ga gampang bertepo seliro itu. Masing-masing Agama mengajarkan untuk menjaga silaturahmi, meghormati cara beragama masing masing. Dalam hal ini Negara hadir” Ujar Deru.

Pada Kesempatan Tersebut Sekjen Kemenag RI Prof DR.HM Nizar menyampaikan terimakaish dan apresiasinya karena pemerintah daerah provinsi sumsel turut andil dalam gerakan moderasi beragama. “Saya ber terimakasih pemerintah Provinsi Sumsel sangat memeperhartikan dan mendukung moderasi beragama” ujar Nizar.

Plt Kanwil Kemenag Sumsel H Deni Priansyah berharap melalui kegiatan launching tersebut dapat menggalakkan kegiatan moderasi beragama secara masif di Provinsi Sumatera Selatan. Ia berterimakasih kepada Gubernur Sumsel yang mendukung Moderasi Beragama tersebut.

Ko Alam Pemuka Agama Buddha menyambut baik dan sangat mendukung sekali program dan kegiatan ini. Karena kegiatan ini sangat positif.

Kedepan, kata dia, pihaknya akan lebih semangat untuk menyatukan dan bahu membahu antara umat agar tercipta dan mempertahankan zero konflik di Sumsel yang sudah sangat baik. “Kegiatan seperti ini sangat positif dan terus dilakukan untuk membangun negara yang di cintai, ”

Dikatakan, banyak hal yang dapat dilakukan salah satunya membangun komunikasi dan membentuk kegiatan positif antara agama serta membuat kegiatan yang menyatukan misalnya saling berkunjung dan support baik tenaga dan ide. “Kami sebagai perwakilan umat budha sangat support,” paparnya.

Sukartek Ketua MBI kota Palembang juga menyambut baik kegiatan ini karena bisa mempererat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. “Sebagai umat Buddha kita selalu diajarkan untuk menjaga silaturahmi baik sesama umat Buddha maupun antar agama. Mudah-mudahan melalui kegiatan ini persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia,”ujarnya

Sementara itu, bersamaan dengan launching dan penganugrahan juga dilaksanakan serahterima sertifikat Hibah tanah dari Ibu Hj.RA Mariamah Efendi Akib dan Ibrahim Akib kepada kementerian Agama yang diterima oleh Sekjen Kemenag RI . Hibah tanah tersebut rencananya diperuntukkan bagi pembangunan Madrasah Vokasi.(sep)