Minta Pemerataan Sekolah Antara Swasta dan Negeri

0
Ilustrasi Sekolah

RADAR PALEMBANG –Kepala Sekolah SMA Bina Mandiri meminta pemerataan antara sekolah swasta dan negeri. Ini penting agar sekolah-sekolah swasta tidak tergerus hingga tutup.

‘’Mohon pemerintah memperhatikan pemerataan sekolah swasta agar tak tergerus. Sekolah swasta ini lebih dahulu berdiri dan memberikan kontribusi pada negeri,”kata Sulaiman, di hadapan Ketua DPRD Sumsel Anita Noeringhati, Kemarin (14/9).

Menurutnya, SMA Bina Mandiri sudah berdiri sejak 2005 dan diawali hanya dengan enam orang siswa. Puncaknya, pada 2017, murid sekolah ini mencapai 500 siswa.  Tahun ini jumlah murid turun menjadi 330 siswa. ‘’Penurunan ini juga disebabkan karena sekola negeri bertambah kelasnya,’’imbuhnya.

Sulaiman juga melaporkan kepada Ketua DPRD Sumsel,  sekolah yang dia pimpin sudah menerapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dengan protokol kesehatan yang ketat. Siswa yang mengikuti PTM baru 50 persen dibagi 3 hari. ‘’Ini sudah berlangsung sejak awal tahun ajaran baru ini,”ungkapnya.

Sementara itu,Ketua DPRD Sumsel RA Anita Noeringhati memberikan semangat kepada sekolah untuk tetap menjaga kualitas agar dapat bersaing dengan sekolah negeri dan swata lainnya.

“Untuk menjaga pemerataan dengan sekolah negeri, kita akan evaluasi melalui Diknas. Sekolah Bina Mandiri ini patut diapresiasi sejak 2005 bisa bertahan. Keberadaan sekolah swasta juga harus menjadi perhatian pemerintah,”kata Anita.

Politisi Golkar keberadaan sekolah hendaknya bukan hanya memberikan pendidikan pelajaran, tapi juga moral dan agama sehingga menjadi siswa yang kompeten dan lulusnya bisa tembus ke universitas terbaik.

“Kami tampung aspirasi ini sehingga dapat memberikan masukan kepada Diknas Provinsi tentang kondisi riil sekolah,” tuturnya.(zar)