Muddai : Target SFC Lolos AFC

0

 

PALEMBANG – Komisaris Utama PT Sriwijaya Optimis Mandiri (PT SOM) selaku pengelola Sriwijaya FC, H Muddai Madang tidak berharap banyak di ajang Piala Gubernur Kaltim 2 2018. Muddai ,sapaan akrabnya, percaya sepenuhnya pada pelatih Rahmad Darmawan.
            “Ya, kalau memang pelatih akan menjadikan ajang Piala Gubernur Kaltim (PGK) 2 sebagai tambah jam terbang pemain tidak ada masalah. Ya, kalau tidak dicoba semua tentu kita tidak akan bisa tahu mana yang memang layak tampil sebagai pemain utama ataupun pemain alternatif,” kata pria berdarah Komering ini.
            Meski demikian owner Hotel Grand Inna Daira Palembang ini tetap ingin hasil maksimal. Dia tidak mau jika Yu Hyun Koo dan kawan-kawan tampil main-main. “Tetap harus all out setiap pertandingan. Apapun hasilnya tidak masalah, terpenting pemain harus keluarkan semua kemampuan terbaik dalam setiap pertandingan,” kata mantan ketua umum KONI Sumsel ini.
            Pada pertandingan perdana Piala Gubernur Kaltim 2, klub kebanggaan masyarakat Sumsel ini hadapi Persiba Balikpapan di Stadion Batakan, Balikpapan, kemarin (24/2) sore, Rahmad Darmawan menurunkan pemain “lapis kedua”. Dari posisi penjaga gawang hingga depan tidak ada nama-nama pemain inti yang berlaga di Piala Presiden 2018, 16 Januari-17 Februari lalu hingga menjadi juara tiga.
            Posisi penjaga gawang misalnya diisi Dikri Yusron. Kemudian pada posisi bek, empat pemain berbaris dari kiri, Novan Setya Sasongko, Bio Paulin, Ahmad Faris, serta Zalnando. Kemudian lini tengah diperkuat Yu Hyun Koo dan Ichsan Kurniawan sebagai penyeimbang. Untuk bantu penyerangan Rachmat Hidayat ditopang Yogi Rahadian dan M Nur Iskandar. Lalu Patrich Wanggai diplot sebagai penyerang gantung.
            Hasilnya memang kurang maksimal. Laskar Wong Kito baru bisa mencetak gol setelah Alberto Goncalves main sebagai pengganti. Baru pada menit ke-80, Sriwijaya memecah kebuntuan. Berawal dari umpan tendangan bebas, penyerang asal Brasil itu melakukan sundulan, bola mengoyak gawang Beruang Madu –julukan Persiba Balikpapan.
“Piala Presiden ataupun Piala Gubernur Kaltim bukan tujuan utama kita. Sasaran utama kami adalah Liga 1 2018,” tambah pria yang kini jabat sebagai wakil ketua KOI ini.
Lantas apa target pada Liga 1 yang akan kickoff, 10 Maret nanti. “Musim ini target itu minimal lolos AFC Cup. Artinya harus finis pada posisi satu, dua, atau minimal tiga. Untuk apa kita panggil RD, pemain berkualitas kalau tidak untuk ke Asia. Kita sekarang sudah berada di level atas secara permainan. Ya, mohon doanya saja,” tutup pria yang juga mantan ketua Cabor Golf Sumsel ini. (sep)