Pengabdian kepada Masyarakat Mengenai Pembuatan Produk Teh Daun Salam sebagai Upaya Pengendalian Hipertensi

0

RADAR PALEMBANG – Dosen S1 Farmasi STIK Siti Khadijah Palembang melakukan penyuluhan kepada masyarakat di Kecamatan Gandus Palembang sebagai salah satu bentuk Pengabdian kepada masyarakat.

Penyuluhan yang dilakukan adalah pembuatan produk teh daun salam sebagai upaya pengendalian hipertensi. Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang prevalensinya memiliki kecenderungan mengalami peningkatan.

Faktor resiko hipertensi dapat terjadi dengan peningkatan usia serta kurangnya kesadaran dalam menerapkan pola makan dan gaya hidup sehat seperti pola tidur yang buruk, kurangnya aktivitas olahraga, obesitas, dan stres.

Penatalaksanaan hipertensi dapat dilakukan dengan terapi farmakologi menggunakan obat-obatan dan terapi non farmakologi atau yang dikenal dengan pengobatan tradisional (herbal) seperti menggunakan rebusan daun daun salam sebagai salah satu tanaman yang dapat mengobati penyakit hipertensi.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa air rebusan daun salam mengandung senyawa flavonoid yang dapat menurunkan tekanan darah sehingga dapat dijadikan alternatif terapi pada penderita hipertensi.

Alat dan bahan yang digunakan dalam pembuatan produk herbal daun salam ini meliputi daun salam, kantong teh celup ukuran 2 gram, baki atau nampan, dan alu.

Sementara untuk proses pembuatan produk, pertama dengan mencuci daun salam dengan air mengalir, kemudian keringkan daun salam dengan beralaskan baki atau nampan di bawah sinar matahari selama kurang lebih 72 jam atau sampai daun mengering. Tumbuk daun salam menggunakan alu hingga mendapatkan derajat serbuk yang sesuai, daun salam yang telah diserbukkan dimasukkan ke dalam kantong teh ukuran 2 gram.

Adanya pelatihan pembuatan teh daun salam yang digunakan sebagai alternatif terapi hipertensi menambah pengetahuan masyarakat dalam pemanfaatan bahan herbal sebagai produk kesehatan dan cara pengolahannya yang benar untuk menghasilkan keterampilan guna pemanfaatan jangka panjang dan bernilai jual kompetitif.

Setelah diadakan peyuluhan dan pelatihan ini, masyarakat diharapkan dapat membudidayakan dan membuat inovasi lain dari bahan herbal seperti teh daun salam. (*/hen)