Realisasi Dana Desa Baru 34,37 Persen

0
1 views
Ilustrasi Dana Desa

RADAR PALEMBANG – Realisasi dana desa sebesar Rp925,2 miliar atau 34,37% dari pagu sebesar Rp2,69 triliun. Pemerintah Kabupaten Empat Lawang memiliki realisasi tertinggi dengan jumlah sebesar Rp62,26 milyar. Kabupaten Banyuasin, telah menyalurkan BLT Dana Desa tertinggi di atas 50 persen sebesar Rp 117,7 Miliar.

‘’ Adanya perubahan regulasi tentang PPKM untuk penanganan Covid-19, ehingga desa harus menyesuaikan kembali APBD Desa-nya. Dan, kondisi geografis yang tidak mendukung,’’ Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sumatera Selatan Lydia Kurniawati Christyana dalam rilis dengan pers secara daring, Kamis (29/7).

Belum optimalnya serapan Dana Desa, ada  pemda yang belum mengajukan permintaan penyaluran dan perekaman keluarga penerima manfaat (KPM) BLT dana desa. Belum tersimplifikasinya proses administrasi dokumentasi penyaluran dari desa ke kecamatan, dari kecamatan ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa. Penyaluran masih dilakukan secara kolektif, desa yang sudah memenuhi syarat terkadang harus menunggu desa lain yang belum memenuh syarat.

Menyinggung tren  pertumbuhan ekonomi domestik, kata Lidya,  kuartal II tahun 2021, masih menunjukkan pertumbuhan. Namun, karena terjadinya lonjakan pasien Covid19, pemerintah terpaksa melakukan beberapa perubahan.

‘’Karena pemerintah memutuskan memberlakukan PPKM level IV, — sekarang sudah agak longgar–. Otomatis PPKM memunculkan pengetatan aktivitas di masyarakat,’’ jelas  Lydia.

Tren pemulihan ekonomi domestik pada triwulan II 2021 ini masih cukup kuat. Ditandai dengan aktivitas konsumsi yang masih menunjukkan pertumbuhan. Indeks Keyakinan Masyarakat sejak April 2021 di level optimis. Tingkat penjualan mobil ritel naik, mengindikasikan perbaikan tingkat konsumsi kelas menengah. Indeks penjualan ritel naik, akibat kenaikan konsumsi pada masa lebaran. Dan realisasi belanja negara naik 9,4%, melanjutkan peran sentralnya dalam menstimulasi pemulihan ekonomi.

Sementara itu, realiasi APBN Provinsi Sumsel per triwuulan II, turun 35,41 dibanding periode sama tahun lalu, yaitu, Rp5,561 triliun.  Tercatat, realiasi belanja negara sebesar Rp8,519 triliun. Naik 1,62%. Belanja negara ini terdiri dari belanja pemerintah pusat sebesar Rp6,620 triliun dan transfer ke daerah dan dana desa sebesar Rp2,259 triliun. (wi2k/seg)