Sehari, BSB Borong 6 Penghargaan !

0

RADAR PALEMBANG – Bertempat di Ballroom Hotel Arista Palembang digelar Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2021, Rabu (24/11/2021).

Dalam kesempatan tersebut, Bank Sumsel Babel (BSB) memborong 3 penghargaan sekaligus. Selain 3 penghargaan tersebut, Bank Sumsel Babel juga mendapatkan 2 penghargaan lainnya di hari yang sama.

Untuk penghargaan yang diberikan oleh Kantor Bank Indonesia Perwakilan Palembang, bank yang berkantor pusat di Jakabaring, Palembang ini membawa pulang penghargaan sebagai Bank penerbit kartu gerbang pembayaran nasional terbaik KBMI 1 dan 2.

Lalu, Bank dengan Kepatuhan Pelaporan BI Silk Terbaik KBMI 1 dan 2. Dan, sebagai Bank pendukung clean money policy terbaik KBMI 1 dan 2. Penghargaan ini langsung diterima oleh Direktur Utama Bank Sumsel Babel, Achmad Syamsudin yang diserahkan langsung Kepala Bank Indonesia Perwakilan Sumsel, Hari Widodo.

Masih di hari yang sama, Bank Sumsel Babel juga meraih penghargaan dari instansi lainnya, berupa Outstanding Financial Performance of Indonesia Best BPD Awards 2021 dan Advancing Financial Inclusion Through QRIS Implementation Category BPD Buku 2 dari Warta Ekonomi.

Dan, juga mendapatkan masih di hari yang sama yakni Penghargaan dari KPP Madya Palembang sebagai Pembayar Pajak Besar untuk Tahun Buku 2020.

Enam penghargaan ini, menambah daftar penghargaan yang diraih Bank Sumsel Babel, sebelumnya, dibulan yang sama, November 2021.

Beberapa hari lalu, Bank Sumsel Babel meraih predikat GOLD RANK untuk penyampaian Sustainability Report tahun 2020 di ajang Asia Sustainability Reporting Rating (ASSRAT) tahun 2021 yang digelar oleh National Center for Sustainability Reporting (NCSR) dan ICSP di Hotel Raffles, Jakarta, Rabu (17/11/2021).

Achmad Syamsudin, Direktur Utama Bank Sumsel Babel mengucapkan syukur dan terima kasih atas apresiasi kinerja selama ini. “Kinerja ini merupakan hasil kerja bersama, jajaran di Bank Sumsel Babel, mulai dari komisaris, direksi, para pemimpin divisi, pemimpin bagian hingga karyawan dan karyawati,”jelas Syam.

“Pencapaian ini sangatlah membanggakan untuk kami dan tentunya, hal ini akan memacu kami dalam meningkatkan kualitas kinerja kami secara keberlanjutan kedepannya,” kata dia.

Terkait industri perbankan kedepan, Achamd Syamsudin, ditahun 2021-2022 dunia perbankan dihadapkan dengan tantangan, selain situasi pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) yang masih berlangsung, juga perkembangan dunia digital yang semakin maju.

“Permasalahan digitalisasi ke depan menjadi sesuatu yang sangat diperhatikan oleh semua, termasuk perbankan, sehingga kami juga harus berubah mengikuti perkembangan digitalisasi,”ungkap Achmad Syamsuddin.

Bank Sumsel Babel juga memberikan perhatian fokus terhadap UMKM untuk akses kredit adalah diperlukan pembinaan. “Pembinaan mulai dari dari sisi pengemasan, bahan-bahan, lalu daei sisi dana dan juga pemasaran produk UMKM, karena saat ini kita sudah masuk ke market place,”kata dia.

Sehingga proyeksi ke depan, pihaknya menghadirkan layanan berbasis digital yang diharapkan dapat memudahkan masyarakat, pelaku umkm dalam memperoleh akses perbankan.

“Ada tiga hal yang kami dikerjakan ditahun 2021-2022, yang pertama memasarkan QRIS BSB sekaligus memberikan literasi kepada masyarakat tentang digitalisasi, lalu kami juga punya produk BSB LUR yakni nama baru dari LAKU PANDAI BSB untuk mencoba mentransformasi cabang-cabang kami,”ujar dia. (dav)