Terus Tingkatkan Pelayanan, DPPKBPPPA PALI Tiga Kali Dapat Predikat KLA Pratama

0
0 views
Kabupaten kembali mendapat predikat Pratama Kabupaten Layak Anak (KLA) yang diberikan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia

RADAR PALEMBANG – Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) untuk ketiga kalinya mendapat predikat Pratama Kabupaten Layak Anak (KLA) yang diberikan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia pada Kamis (29/7). Penganugerahan predikat Pratama dilaksanakan secara virtual, dimana pada pelaksanaan virtual dari Pemkab PALI dihadiri Wakil Bupati PALI H Soemarjono, Pj Sekda Kartika Yanti, dan Kepala DPPKBPPPA PALI Yenni Nopriani.

Pada penganugerahan kabupaten dan kota peraih predikat Pratama itu, bukan hanya Kabupaten PALI, tapi masih ada 5 kabupaten/kota dalam Provinsi Sumatera Selatan yaitu Banyuasin, OKU Timur, Musi Rawas, Lubuk Linggau, dan Palembang. Sementara predikat Madya Kabupaten Muara Enim dan Musi Rawas Utara. Predikat Nindya hanya Kabupaten Muba.

Dengan capaian itu, Yenni Nopriani berharap bisa menjadi motivasi untuk terus mempertahankan yang dicapai, dan juga meningkatkan agar bisa mendapatkan hasil yang terus lebih baik. “Alhamdulillah, pada 2018, 2019, dan 2021 ini, PALI meraih predikat Pratama tiga kali sebagai Kota Layak Anak. Tentunya ini menjadi motivasi kami dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat agar kedepan bisa lebih baik lagi,” ungkap Yenni Nopriani.

Meski mendapat predikat Pratama, Yenni merasa bersyukur karena tidak mudah mendapat penghargaan itu. Karena Kabupaten PALI telah menyelenggarakan kebijakan, program dan kegiatan dalam upaya memenuhi hak anak dan perlindungan khusus anak dalam bentuk Kabupaten/Kota Layak Anak.

“Penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak terdiri atas lima predikat, yaitu Pratama, Madya, Nindya, dan Utama. Meski kita baru mendapat predikat Pratama tentu ini menjadi kebanggan tersendiri dimana daerah ini telah diakui sebagai daerah yang menjamin pelindungan anak, termasuk kewajiban pemerintah daerah untuk melaksanakan perlindungan anak,” terangnya.

Yenni juga mengajak seluruh jajarannya juga pada OPD terkait lainnya agar terus bersinergi dalam mewujudkan PALI Kabupaten Layak Anak dan kedepan targetnya bisa mendapat predikat Madya atau bahkan Utama.

“Mewujudkan kabupaten layak anak harus didorong lintas sektoral karena mencakup beberapa hal. Dan mudah-mudahan kedepan kabupaten PALI meraih predikat lebih tinggi lagi,” harapnya. (whr)